Apresiasi Sikap Menteri Kehutanan Tolak Amplop dari Bupati Kuantan Singingi, PP HIKMAHBUDHI: Teladan Bagi Generasi Muda

4 hours ago 2

 Teladan Bagi Generasi Muda

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua Umum PP HIKMAHBUDHI. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (PP HIKMAHBUDHI) menyampaikan apresiasi atas sikap tegas Menteri Kehutanan yang menolak dan mengembalikan amplop yang ditinggalkan oleh Bupati Kuantan Singingi.

Langkah tersebut dinilai sebagai cerminan integritas seorang pejabat negara sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda dalam membangun budaya pemerintahan yang bersih dan beretika.

Ketua Umum PP HIKMAHBUDHI Candra Aditiya menegaskan integritas merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Keputusan Menteri Kehutanan untuk tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun menunjukkan bahwa seorang pemimpin harus mampu menjaga independensi, menjunjung tinggi etika jabatan, serta menghindari segala bentuk tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

Menurutnya, langkah Menteri Kehutanan merupakan contoh nyata bahwa jabatan publik adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

"Sikap mengembalikan amplop tersebut memberikan pesan kuat kepada masyarakat, khususnya generasi muda, bahwa kejujuran dan integritas harus selalu menjadi pedoman dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara," ujarnya dalam keterangan tertulis pada Sabtu (4/7).

Candra Aditiya menilai tindakan tersebut bukan semata-mata persoalan administratif, melainkan sebuah pendidikan moral bagi seluruh penyelenggara negara.

Di tengah tuntutan masyarakat akan pemerintahan yang bersih, setiap pejabat publik dituntut untuk menunjukkan keberanian dalam menolak segala bentuk gratifikasi maupun praktik yang dapat mengurangi kepercayaan publik.

PP HIKMAHBUDHI menyampaikan apresiasi atas sikap tegas Menteri Kehutanan yang menolak dan mengembalikan amplop yang ditinggalkan oleh Bupati Kuantan Singingi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |