Atasi Kecurangan SPMB, Wakil Ketua MPR Dorong Perbaikan Sistem dan Budaya Integritas

2 hours ago 2

Atasi Kecurangan SPMB, Wakil Ketua MPR Dorong Perbaikan Sistem dan Budaya Integritas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. Foto: Dokumentasi Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengatakan dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi indikasi masih lemahnya sistem dan rendahnya budaya integritas yang perlu perbaikan segera.

Menurut Lestari, langkah pengawasan dan penerapan regulasi saja ternyata tidak cukup.

"Perbaikan sistem dan konsisten membangun budaya integritas sangat diperlukan untuk atasi berulangnya dugaan kasus kecurangan pada penerimaan murid baru," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/7).

Data dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat, 301 laporan pengaduan masyarakat selama SPMB 2026.

Dari jumlah tersebut, jalur domisili menjadi yang paling bermasalah dengan 187 laporan, diikuti jalur prestasi (69 laporan), jalur afirmasi (33 laporan), dan jalur mutasi (12 laporan).

Rerie yang akrab disapa menyampaikan penanaman nilai-nilai integritas sejak dini merupakan fondasi utama pembangunan karakter anak bangsa yang merupakan bagian dari upaya pencegahan korupsi.

Dia menekankan perlunya langkah konkret dan terpadu dalam upaya menekan angka dugaan kecurangan pada proses penerimaan murid baru yang melibatkan pihak-pihak terkait.

Rerie yang juga Anggota Komisi X DPR itu menilai perlu penyederhanaan regulasi SPMB, penguatan verifikasi data, dan pembangunan sistem pengawasan bersama KPK, Ombudsman, dan pemerintah daerah.

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menyoroti dugaan kecurangan dalam pelaksanaan SPMB 2026

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |