jatim.jpnn.com, SURABAYA - Seorang perempuan berinisial FR (40) warga Jalan Banyu Urip, Surabaya kembali berurusan dengan hukum setelah diduga mengedarkan sabu-sabu dan ekstasi.
Padahal, FR baru bebas dari penjara pada 2023 dalam kasus narkotika. Namun, dia kembali nekat menjalankan bisnis haram tersebut dengan alasan ingin memperoleh penghasilan tambahan.
Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Dodi Pratama mengatakan FR ditangkap pada Rabu (3/6) sekitar pukul 18.30 WIB setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika.
“Pengakuan pelaku, mulai mengedarkan narkotika jenis sabu dan ekstasi sejak awal April 2026 setelah berkenalan dengan seorang pria berinisial P yang disebut sebagai pemasok barang,” kata Dodi, Senin (20/7).
Berdasarkan hasil penyelidikan, FR diduga memperoleh pasokan sabu dan ekstasi dari seorang pria berinisial P di kawasan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura.
Sebelum dijual, sebagian kecil sabu diakuinya digunakan untuk konsumsi pribadi. Sisanya kemudian diedarkan sesuai pesanan pembeli. Adapun ekstasi dijual per butir.
Saat dilakukan penggeledahan, polisi menyita sembilan paket sabu dengan berat bruto 96,884 gram, 10 butir ekstasi merek Heineken seberat 4,274 gram, empat potongan sedotan, dua bendel plastik klip, satu plastik pembungkus sabu, satu timbangan digital, dan satu telepon seluler.
Menurut Dodi, tersangka membeli satu ons sabu seharga Rp55 juta dan 10 butir ekstasi seharga Rp2,5 juta atau Rp250 ribu per butir.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536895/original/005142200_1774348762-5.jpg)


