Dana MBG Mandek, Puluhan SPPG di Bandung Barat Berhenti Beroperasi

7 hours ago 4

Rabu, 10 Juni 2026 – 17:50 WIB

Dana MBG Mandek, Puluhan SPPG di Bandung Barat Berhenti Beroperasi - JPNN.com Jabar

Ilustrasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, BANDUNG BARAT - Puluhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Bandung Barat, berhenti beroperasi akibat mandeknya dana dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Kepala Kantor SPPG Regional Bandung, Ramzi mengatakan, puluhan dapur SPPG tidak bisa memproduksi Makan Bergizi Gratis (MBG) dikarenakan dana dari pusat yang masih dalam proses pencairan.

"Iya benar. Tapi, angkanya itu selalu berkurang, karena di BGN sendiri proses untuk pencairannya masih berlangsung dan pencairan ini kan langsung ke virtual acount masing-masing. Dan terkadang tidak diperbaharui ke kami," kata Ramzi saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, ada sejumlah dapur SPPG yang dihentikan operasionalnya karena infrastruktur yang masih berantakan dan IPAL yang belum terbangun.

Tercatat, dari belasan SPPG, tersisa enam yang suspend, terdiri dari empat SPPG karena IPAL dan dua karena sidak.

"Ya tentu, ketika operasional dapur berhenti, maka dampaknya berhenti pendistribusian makan bergizi ke sejumlah sekolah. Pemberitahuan dan penghentian dilakukan pada hari yang sama. Kami belum ada informasi sampai kapannya," ujar Ramzi.

Ramzi membantah, masalah ini terjadi dikarenakan pucuk pimpinan BGN sebelumnya ditangkap Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Jadi, ada hari tertentu untuk biro keuangan menarik saldo minimal. Nah, saat itu belum dilakukan pembayaran, misal relawan belum dibayar, insentif mitranya belum dibayar atau supplier yang belum dibayar, sehingga secara keseluruhan di virtual account masih mencukupi. Nah, saat data ditarik ternyata mereka belum membayar hingga begitu dibayar semuanya, saldo menjadi minim," ujarnya.

Puluhan dapur SPPG di Bandung Barat menghentikan operasional akibat dana BGN belum cair. Distribusi MBG ke sekolah ikut terdampak.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |