Dipermalukan Persita di Kandang Sendiri, Asisten Pelatih PSM Makassar: Kami Tidak Mau Terdegradasi!

11 hours ago 3

Bola.com, Jakarta - Hasil buruk kembali diraih PSM Makassar. Pasukan Ramang menyerah dengan skor telak 2-4 dari sang tamu, Persita Tangerang, dalam laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026. 

Kekalahan yang dialami PSM Makassar cukup menyesakkan. Sebab, mereka harus menelan kekalahan saat berlaga di kandang sendiri, Stadion Gelora BJ. Habibie, Senin (3/3/2026) malam WIB. 

Kekalahan dari Persita Tangerang menambah panjang daftar hasil buruk PSM Makassar. Dari 12 laga terkini di BRI Super League 2025/2026, Yuran Fernandes dkk. hanya mampu sekali meraih kemenangan. 

Suporter PSM Makassar pun mulai gerah. Banyak dari mereka yang menyerbu para pemain dan ofisial Juku Eja selepas laga melawan Persita Tangerang. 

Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, berbicara tentang pengalaman menjalani Ramadan di Indonesia. Ia menghormati budaya lokal dan menyarankan kick-off lebih malam demi kenyamanan pemain, seperti yang pernah diterapkan di Malaysia.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tetap Berjuang

Hasil buruk saat menghadapi Persita Tangerang membuat PSM Makassar harus ekstra waspada. Kini, Juku Eja sangat dekat dengan zona degradasi. 

PSM Makassar menempati posisi ke-13 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan 23 poin. PSM hanya unggul lima poin atas PSBS Biak yang menempati posisi teratas zona merah.

Asisten pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin sadar situasi di timnya tengah buruk. Namun, ia menegaskan Juku Eja tetap akan berjuang untuk lepas dari ancaman degradasi.

“Kami tidak mau tercatat sebagai skuad yang membawa PSM degradasi. Insya Allah kami akan berjuang," tegasnya. 

Tidak Menyangka

Lebih lanjut, Ahmad Amiruddin juga berbicara mengenai laga melawan Persita Tangerang. Ia tidak menyangka PSM Makassar bisa kalah bahkan harus rela kebobolan empat gol.

“Pertama-tama saya mewakili pelatih, pemain, dan manajemen memohon maaf sebesar-besarnya. Saya tidak akan membela diri atau melindungi pemain,” katanya. 

"Saat latihan kami analisa semuanya dan merasa yakin bisa perform di pertandingan. Tapi kenyataannya berbeda. Hari ini kami cetak dua gol, ada progres, tapi kebobolan empat. Yang kami butuhkan sekarang poin,” sambung eks striker itu. 

Persaingan di BRI Super League 2025/2026

Read Entire Article
Kabar berita |