jabar.jpnn.com, DEPOK - rekaman CCTV yang memperlihatkan anak laki-laki yang menjadi korban penganiayaan, di Cimanggis, Kota Depok viral di media sosial.
Diketahui, peristowa tersebut dipicu karena balap lari liar, pada Rabu (25/2/2026).
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi mengatakan, awalnya sekelompok anak berusia sekitar 11 sampai 12 tahun melakukan lomba lari.
“Kemudian, terjadilah kejadian yang tidak terduga dan terekam kamera CCTV milik salah satu warga,” ucap Made.
Made menerangkan, pelaku berinisial T tidak terima hasil dari balap lari, dan kemudian memprovokasi temannya untuk melakukan penganiayaan.
“Anak berinisial T kalah dalam balap lari itu, dan ingin menghajar orang yang mengalahkannya. Tetapi ia salah sasaran, malah menghajar korban,” ujarnya.
Made memastikan, ada dua pelaku dalam penganiayaan tersebut, salah satunya anak seorang polisi.
“Perlu diketahui, memang benar salah satu orang tua adalah anggota kepolisian. Namun, apabila anaknya melakukan penganiayaan, tentu saja hal tersebut tidak dibenarkan,” ungkapnya.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340249/original/020406300_1757162119-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-008.jpg)
















:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5359039/original/080560000_1758618147-20250923BL_Konpers_Menpora_Erick_Thohir_Mengenai_Langkah_Penyempurnaan_Regulasi_Kepemudaan_dan_Keolahragaan_8.JPG)
