jpnn.com, TANJUNGPINANG - Seekor buaya berukuran sekitar dua meter terjerat alat pancing warga di restoran apung Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Kepulauan Riau.
BPBD Kabupaten Bintan mengatakan mulanya warga berniat memancing ikan di dapur restoran apung, lalu tiba-tiba umpan pancingannya dimakan buaya, sehingga yang bersangkutan langsung melapor kepada BPBD, Kamis siang.
"Tim rescue BPBD langsung turun ke lokasi melakukan evakuasi secara tradisional menggunakan tali, lalu diikat pada bagian mulut buaya yang ditutup menggunakan baju, namun hidungnya dalam posisi terbuka," kata Kepala Pelaksana BPBD Bintan Ramlah, Kamis malam.
Ramlah menyampaikan buaya tersebut diamankan sementara di kantor UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Toapaya, untuk selanjutnya dititipkan ke tempat penangkaran buaya, Taman Safari Lagoi.
Serah terima rencananya digelar Jumat (13/11) pagi, yang disaksikan BKSDA Tanjungpinang dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
"Kami sudah berkoordinasi dengan BKSDA dan KKP selaku leading sector dalam penanganan lanjutan terhadap buaya ini. Kami hanya bertugas menangkap saja," ujar Ramlah.
Dia turut berpesan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan restoran apung tersebut, karena hewan reptil itu kerap muncul di kawasan tersebut.
Bahkan, menurut pengakuan warga setempat, mereka pernah melihat buaya berukuran hingga empat meter berjemur di pesisir sekitar.



































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340249/original/020406300_1757162119-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-008.jpg)















:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5359039/original/080560000_1758618147-20250923BL_Konpers_Menpora_Erick_Thohir_Mengenai_Langkah_Penyempurnaan_Regulasi_Kepemudaan_dan_Keolahragaan_8.JPG)


