PSBS Biak Tak Mau Jadi Pelengkap, Siap Habis-habisan Lawan Persebaya

4 hours ago 7

Sabtu, 02 Mei 2026 – 10:05 WIB

PSBS Biak Tak Mau Jadi Pelengkap, Siap Habis-habisan Lawan Persebaya - JPNN.com Jatim

Pelatih PSBS Biak Kahudi Widodo (kiri) dan pemainnya PSBS Biak Arjuna Agung (kanan) saat konferensi pers prapertandingan pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jumat (1/5/2026). ANTARA/HO-Media Officer Persebaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - PSBS Biak menegaskan siap tampil habis-habisan saat menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya pada pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026.

Pelatih PSBS Kahudi Widodo mengatakan timnya datang ke Surabaya dengan tekad meraih hasil positif, meski tengah dalam tren buruk.

“Alhamdulillah kami sudah tiba di Surabaya dan siap untuk pertandingan besok sore. Kami sudah berlatih dan saya melihat ada aspek yang perlu dibangun agar pemain bisa tampil maksimal saat melawan Persebaya,” ujar Kahudi dalam konferensi pers di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (1/5).

Kahudi menegaskan timnya tidak datang sebagai pelengkap, melainkan tetap menjaga profesionalisme di tengah tekanan hasil minor. Dia menyebut para pemain dituntut bertanggung jawab terhadap diri sendiri sebagai pesepakbola profesional.

Saat ini, PSBS Biak berada dalam tren negatif setelah tidak meraih kemenangan dalam 13 laga terakhir. Kondisi tersebut membuat tim berada di zona merah dan terancam degradasi jika gagal meraih poin.

“Kami realistis dengan kondisi saat ini. Kami tidak akan terlalu jauh memikirkan hasil, yang jelas kami ingin bermain maksimal dan bersama sepanjang pertandingan. Kita lihat hasilnya nanti,” katanya.

Meski demikian, Kahudi menilai laga melawan Persebaya bisa menjadi panggung bagi para pemainnya untuk menunjukkan kualitas.

“Pertandingan melawan tim besar seperti Persebaya menjadi motivasi tersendiri bagi pemain untuk menunjukkan kualitas mereka. Mereka masih punya masa depan untuk dilihat banyak orang,” ujar Kahudi

PSBS Biak siap tampil maksimal menghadapi Persebaya meski dalam tren buruk dan terancam degradasi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |