bali.jpnn.com, GILIMANUK - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang mengambil langkah taktis merespons kepadatan kendaraan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi dan Gilimanuk, Jembrana, Bali.
ASDP langsung mengoperasikan 28 hingga 30 armada kapal feri setiap hari guna menggenjot kapasitas angkut dan mempercepat antrean di kedua sisi pelabuhan.
General Manajer ASDP Cabang Ketapang Arief Eko Kurniansjah mengatakan seluruh sumber daya di lapangan telah dioptimalkan.
Salah satu strateginya adalah membagi zonasi dermaga berdasarkan karakteristik kendaraan untuk mempercepat proses bongkar muat.
“Kami mengoptimalkan sumber daya di lapangan untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan,” ujar Arief Eko Kurniansjah dilansir dari Antara.
Untuk kendaraan pribadi diprioritaskan melalui Dermaga MB I, MB II, MB III, dan Dermaga Ponton.
Untuk kendaraan logistik alias angkutan barang dialihkan melalui Dermaga MB IV dan Dermaga LCM guna menghindari penumpukan.
"Kami juga menerapkan pola Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) untuk memangkas waktu sandar dan mempercepat siklus pelayaran," kata Arief Eko Kurniansjah.

















.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)

