4 Kecamatan di Magetan Berpotensi Alami Kekeingan, BPBD Siapkan Langkah Antisipasi

1 week ago 6

Minggu, 26 Juli 2026 – 16:10 WIB

4 Kecamatan di Magetan Berpotensi Alami Kekeingan, BPBD Siapkan Langkah Antisipasi - JPNN.com Jatim

Kepala Pelaksana BPBD Magetan Eka Radityo. Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, MAGETAN - Empat kecamatan di Kabupaten Magetan berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau 2026. BPBD telah menyiapkan berbagai upaya mengantisipasi hal tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Magetan Eka Radityo menjelaskan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dan lebih kering dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut meningkatkan potensi terjadinya kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

Dari hasil pemetaan, ada empat kecamatan yang rawan kekeringan yakni Kecamatan Parang, Lembeyan, Karas, dan Poncol.

"Memang prediksinya musim kemarau tahun ini lebih kering dan waktunya lebih lama sampai November. Potensi bencana yang kami petakan ada kebakaran hutan dan lahan serta kelangkaan air bersih," ujar Eka, Minggu (26/7).

Menurut dia, puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September dan dampaknya masih berpotensi berlangsung sampai November. Selain mengancam ketersediaan air bersih, kemarau panjang juga diperkirakan menurunkan debit sumber air dan irigasi pertanian.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, BPBD telah menyiapkan sekitar 30 tandon air berkapasitas 1.200 hingga 2.300 liter.

"Distribusi air bersih nantinya akan didukung armada Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Perumda Air Minum (PDAM)," jelasnya.

BPBD Magetan memetakkan empat kecamatan sebagai wilayah yang berpotensi alami kekeringan saat musim kemarau

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |