jogja.jpnn.com, BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul melakukan langkah mitigasi menghadapi musim kemarau 2026. Berdasarkan hasil identifikasi terbaru, setidaknya enam wilayah kapanewon (kecamatan) di Bantul dipetakan sebagai titik rawan kekeringan dan kesulitan akses air bersih.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul Mujahid Amrudin mengungkapkan bahwa musim kemarau tahun ini diprediksi akan memiliki intensitas yang lebih kering dibandingkan tahun 2025. Hal ini memicu perlunya kewaspadaan ekstra di wilayah-wilayah yang memiliki riwayat krisis air.
Berdasarkan pemetaan BPBD, tujuh wilayah yang menjadi fokus perhatian utama meliputi Kapanewon Piyungan, Kapanewon Dlingo, Kapanewon Imogiri, Kapanewon Sanden, Kapanewon Srandakan, dan Kapanewon Kasihan.
Khusus untuk wilayah Srandakan, Mujahid menjelaskan adanya faktor teknis yang memperparah potensi kekeringan, yakni belum tuntasnya pembangunan groundsill atau bendungan di Sungai Progo.
Jebolnya infrastruktur tersebut menyebabkan penurunan muka air tanah sehingga warga di sekitar jembatan kesulitan mendapatkan air bersih.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Bantul telah menyiapkan skenario distribusi air bersih atau droping air bagi masyarakat yang terdampak.
Mereka akan menggerakkan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di setiap kalurahan untuk memantau kondisi di lapangan secara real time.
Berkoordinasi dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana), PMI, dan pemangku kepentingan terkait lainnya untuk memastikan armada distribusi air siap beroperasi.































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4270826/original/010293200_1671790149-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478324/original/007254400_1768898639-MIROSLAV-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5173290/original/082325700_1742827637-20250324BL_Konpers_Prematch_Timnas_Indonesia_Jelang_Vs_Bahrain_6.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5103420/original/086995100_1737456653-Timnas_Indonesia_-_Aksi-Aksi_Rizky_Ridho_di_Timnas__Persija_dan_Persebaya_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5468759/original/079510500_1768014379-The_Jakmania_Persija-22.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478143/original/067572000_1768893002-ramos.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450746/original/023400300_1766159119-national-773x380.png)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425295/original/049947100_1764220613-Ian_Puleio.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5461778/original/027475200_1767441213-20260103AA_BRI_Super_League_Persija_Jakarta_vs_Persijap_Jepara-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454293/original/050430700_1766556442-1000101929.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5244236/original/046656300_1749145008-20250605BL_Timnas_Indonesia_Vs_China_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026-20.JPG)