Ada Saran dari Tantowi Yahya buat Pemerintah, Ini soal Pariwisata demi Ekonomi Negara

5 hours ago 4

Tantowi Yahya. Foto: dokumen JPNN

jpnn.com - Ketua Umum Ikatan Alumni Politeknik Pariwisata (IKA) NHI Bandung Tantowi Yahya mendorong pemerintah menempatkan sektor pariwisata sebagai agenda prioritas. Alasannya, pariwisata bisa menjadi salah satu sektor penting untuk menggerakkan mesin perekonomian nasional.

Tantowi menyatakan pariwisata mampu menciptakan lapangan kerja, menghasilkan devisa, menggerakkan UMKM, menghidupkan perekonomian perdesaan, bahkan memperkuat optimisme generasi muda. Oleh karena itu, pariwisata tidak boleh lagi dipandang sebagai sektor pelengkap.

“Pariwisata bukan sekadar urusan orang berlibur, hotel penuh, atau destinasi ramai dikunjungi. Pariwisata adalah ekosistem ekonomi yang menyambungkan pendidikan, tenaga kerja, investasi, transportasi, kuliner, budaya, desa, teknologi, diplomasi, dan devisa,” ujarnya melalui siaran pers tentang hasil International Hospitality and Tourism Grand Recruitment IKA NHI 2026 di Poltekpar NHI Bandung yang berlangsung pada 8 - 9 Juni 2026.

Ambasador RI untuk Selandia Baru periode 2017-2021 itu menjelaskan International Hospitality and Tourism Grand Recruitment IKA NHI 2026 memberi pesan yang sangat jelas. Ada lebih dari enam ribu peluang kerja yang bisa dibuka melalui jejaring pendidikan dan industri pariwisata.

Tantowi menyebut hal itu menjadi bukti sektor turisme memiliki daya luar biasa dalam menyerap tenaga kerja yang luar biasa. “Ini bukan teori. Ini adalah fakta lapangan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Tantowi menuturkan negara seharusnya melihat momentum itu sebagai sinyal penting bahwa pariwisata adalah salah satu jalan paling cepat untuk menghubungkan bonus demografi dengan produktivitas ekonomi. Menurut dia, keunggulan pariwisata terletak pada efek pengganda atau multiplier effect.

Tokoh berlatar belakang entertainer itu mencontohkan ketika wisatawan mancanegara atau wisman datang ke Indonesia, efeknya tidak hanya pada hotel. Sebab, turis asing juga membutuhkan sopir lokal.

Kehadiran wisman juga berefek pada restoran yang membutuhkan bahan dari petani ataupun nelayan. Tidak hanya itu, seniman juga bisa unjuk kreasi di depan para wisman.

Ketum Ikatan Alumni Politeknik Pariwisata (IKA) NHI Bandung Tantowi Yahya mendorong pemerintah menempatkan sektor pariwisata sebagai agenda prioritas.

Read Entire Article
Kabar berita |