jateng.jpnn.com - Penolakan terhadap rencana Presiden FIFA Gianni Infantino menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta makin meluas. Kali ini, Asosiasi Liga-Liga Eropa (European Leagues) secara resmi menyatakan penolakannya.
Organisasi yang mewakili liga-liga profesional di Eropa itu menilai skema tersebut mengancam fondasi sepak bola dan berpotensi menyerahkan kendali jangka panjang kompetisi paling bergengsi di dunia kepada pihak swasta.
"Para pemimpin sepak bola yang bertanggung janiwab memiliki kewajiban untuk bersatu menentang proposal ini, bukan hanya demi sepak bola saat ini, tetapi juga demi generasi pemain dan suporter di masa depan agar olahraga ini tetap sehat, berkelanjutan, dan setia pada nilai-nilai yang menjadikannya olahraga paling populer di dunia," kata Presiden European Leagues Claudius Schäfer dalam pernyataan resmi, Kamis (30/7).
European Leagues menilai pembentukan anak perusahaan baru untuk mengelola hak komersial dan penyelenggaraan turnamen FIFA merupakan langkah yang ceroboh dan berpotensi memecah belah ekosistem sepak bola.
Menurut mereka, Piala Dunia bukan aset pribadi Presiden FIFA yang dapat diperjualbelikan.
Organisasi tersebut menegaskan nilai Piala Dunia dibangun oleh liga, klub, pemain, dan suporter. Namun, seluruh pemangku kepentingan itu justru tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.
European Leagues juga mengkritik proses penyusunan proposal FIFA yang dinilai tidak transparan dan dilakukan secara sepihak.
Mereka mengaitkan persoalan itu dengan sengketa kalender pertandingan internasional yang sebelumnya telah dilaporkan ke Komisi Eropa. Dalam pengaduan tersebut, FIFA dituding menyalahgunakan posisi dominannya melalui penetapan kalender internasional yang dinilai melanggar aturan persaingan Uni Eropa.



















.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)

