jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Badan Bank Tanah mendapat dukungan penuh dari kalangan masyarakat sipil di Jawa Barat untuk menjadi solusi atas berbagai persoalan agraria yang selama ini berlarut-larut.
Bahkan, keberadaan lembaga tersebut disebut sebagai 'bapak' baru bagi masyarakat yang selama ini berjuang mencari kepastian hukum atas sengketa lahan.
Dukungan itu mengemuka dalam agenda Urun Rembuk yang mempertemukan Badan Tanah, akademisi, dan sejumlah perwakilan masyarakat sipil se-Jawa Barat pada Senin (20/7/2026) di Kota Bandung.
Sekretaris Kompepar, Nunuh Nugraha mengatakan, kehadiran Badan Bank Tanah membawa harapan baru bagi kelompok masyarakat yang selama ini mendampingi warga dalam memperjuangkan hak atas tanah.
"Ini ada semangat baru buat masyarakat. Selama kami melakukan pendampingan dan advokasi, seolah-olah kami tidak punya bapak. Nah, sekarang ada bapak. Mudah-mudahan Badan Bank Tanah menjadi tempat keluh kesah dan menjadi solusi untuk memberikan kepastian hukum," kata Nunuh.
Senadan dengan Nunuh, Akademisi Universitas Pasundan (Unpas), Dr. Itto Turyandi menilai tantangan terbesar sektor pertahanan saat ini bukan lagi pada regulasi, melainkan implementasi di lapangan.
Menurutnya, usia Badan Bank Tanah yang belum genap lima tahun membuat lembaga tersebut masih membutuhkan dukungan berbagai pihak agar dapat menjalankan tugasnya secara optimal.
"Bank Tanah sendiri kondisinya kan masih bayi, baru berjalan kurang dari lima tahun. Di samping harus terus melakukan sosialisasi juga harus ada kolaborasi konsep ABCGN (Academic, Business, Community, Government, Media). Konsep kolaborasi inilah yang harus disiapkan untuk menjaga pertahanan ini," ujar Itto.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
