bali.jpnn.com, DENPASAR - Hujan mulai menjauh dari Bali.
Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) menyebut Bali telah memasuki musim kemarau pada Juni 2026 ini.
Hal ini ditandai dengan cuaca di Provinsi Bali yang dominan cerah berawan, sebagian berawan yang berlangsung sepanjang hari.
Meski cuaca cerah berawan, BMKG Wilayah III Denpasar meminta masyarakat, terutama Buleleng untuk mewaspadai angin kencang pada Selasa hari ini (2/6).
“Peringatan dini cuaca ini menunjukkan nilai akumulasi harian paling tinggi dalam satu kabupaten/kota,” tulis BMKG Bali dalam pernyataan tertulisnya.
Berdasar kondisi sinoptik, pola angin di wilayah utara Bali maupun Selatan Bali umumnya bertiup dari arah timur ke Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 4 – 20 knot.
Kondisi ini memicu ketinggian gelombang di perairan Bali bagian utara berkisar 1,25 hingga 2,5 meter.
Ketinggian gelombang ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama untuk perahu nelayan dan tongkang, apabila kecepatan angin berkisar 15 knot.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)