jpnn.com - Cerita dari Vladivostok terpotong lagi. Oleh Febrie.
Saya amati apa yang terjadi dua hari terakhir ini: mulai ada arus balik.
Mulai ada yang membela Febrie Adriansyah.
Sudah ada dua tokoh yang muncul ke permukaan: pengacaranya yang hot, Hotman Paris dan aktivis pembela rakyat tertindas Said Didu.
Hotman mempersoalkan keabsahan status tersangka Febrie. Status itu dikenakan saat Febrie masih menjabat jaksa agung muda tindak pidana khusus --instansi pemberantas korupsi tertinggi di republik ini.
Seharusnya, kata Hotman, polisi minta izin presiden dulu. Mengapa sekadar konsultasi pun tidak. Padahal Febrie orang yang jadi andalan presiden.
Said Didu lebih dalam lagi: menganggap langkah memperkarakan Febrie itu sebagai serangan balik atas ketegasan Febrie dalam melawan oligarki. Termasuk dalam melakukan menyitaan lahan dan kebun sawit yang dikuasai mereka: 4,1 juta hektare.
Pernyataan Hotman itu telah menimbulkan kemarahan publik yang sangat luas. Tapi karena ia menempatkan diri sebagai pengacara Febrie maka anggap saja itu bagian dari taktiknya dalam melakukan pembelaan: agar timbul kesan Febrie itu sangat dekat dengan Presiden Prabowo.

.jpeg)

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
