Debt Collector yang Bacok Petugas Valet di Surabaya Jadi Tersangka

3 hours ago 4

Sabtu, 15 Agustus 2026 – 11:06 WIB

Debt Collector yang Bacok Petugas Valet di Surabaya Jadi Tersangka - JPNN.com Jatim

Laurens Lekatompessy (tiga dari kiri) didampingi Ketua dan Pengurus M1R menyerahkan diri ke Polrestabes Surabaya. Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Debt collector Laurens Lekatompessy alias Pace (24) yang sebelumnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pembacokan petugas valet di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Laurens sebelumnya menyerahkan diri ke polisi pada Minggu (9/8). Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan, penyidik Sat Reskrim Polrestabes Surabaya menetapkannya sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP David Manurung mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi dua alat bukti yang cukup.

"Langkah-langkah Sat Reskrim melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memenuhi konstruksi perkara. Di mana telah terpenuhi dua alat bukti untuk menetapkan saudara LL umur 24 tahun sebagai tersangka," kata David, Jumat (14/8).

David menjelaskan Laurens memiliki peran dalam aksi penganiayaan tersebut. Dia disebut turut melakukan pembacokan terhadap dua petugas valet hingga menyebabkan keduanya mengalami luka.

"Peran tersangka dia ikut melakukan pembacokan kepada korban pada saat kejadian tersebut," ujarnya.

Meski telah menetapkan Laurens sebagai tersangka, polisi masih memburu sejumlah barang bukti dalam kasus tersebut. Salah satunya dua senjata tajam yang diduga digunakan untuk membacok korban.

Berdasarkan keterangan Laurens kepada penyidik, senjata tajam tersebut dibuang ke sungai di wilayah Surabaya.

Debt collector Laurens Lekatompessy alias Pace ditetapkan tersangka kasus pembacokan dua petugas valet di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |