Dinkes Ungkap Belum Ada Terkonfirmasi Hantavirus di Kota Semarang

1 month ago 15

Senin, 11 Mei 2026 – 16:52 WIB

Dinkes Ungkap Belum Ada Terkonfirmasi Hantavirus di Kota Semarang - JPNN.com Jateng

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang M Abdul Hakam. FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyatakan belum ada masyarakat di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang terkonfirmasi Hantavirus. Kendati demikian, langkah pencegahan terus dilakukan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang M Abdul Hakam mengatakan kasus terkonfirmasi hanta virus pernah terjadi pada 2023. Namun, sebanyak 3 persen dari 110 orang yang tersampling kini telah sembuh.

“Di 2023 itu, 110 sampel dari manusia, ada kurang lebih 3 persenan yang positif Hantavirus,” kata Hakam di Kantor Dinkes Kota Semarang, Senin (11/5).

Data tahun berikutnya, pada 2024 dan 2025 dengan jumlah sampel manusia sama menunjukkan negatif. Sementara itu, pada 2025 sampling pada tikus justru menunjukkan 30 persen positif bakteri Leptospirosis.

Namun, pada tahun ini, pihaknya menyebut ada kenaikan kasus positif Hantavirus secara signifikan di luar negeri yang perlu diwaspadai.

“Alhamdulillah sampai detik ini, belum ada temuan baik itu di 38 rumah sakit ataupun 40 puskesmas yang ada di Kota Semarang,” kata Hakam.

Kini, pihaknya memasifkan gerakan Pemberantasan Tikus Permukiman (PTP) ke seluruh lapisan masyarakat Kota Semarang. Langkah ini dilakukan untuk menekan angka Leptospirosis yang makin melonjak pada 2026 berjalan ini.

“Nah, sejalan dengan itu, karena kan perantaranya sama-sama dari tikus, nah kasus yang Hantavirus-nya ini yang belum kami temukan,” ujarnya.

Meski belum ada kasus terkonfirmasi positif Hantavirus di Kota Semarang, Dinkes mengungkapkan hal ini.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |