Diskusi SLD: Aksi Mahasiswa Jadi Penyeimbang Demokrasi, Bukan Reformasi Jilid II

2 hours ago 1

 Aksi Mahasiswa Jadi Penyeimbang Demokrasi, Bukan Reformasi Jilid II

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Koordinator Forum Pemuda Indonesia Raya (FPIR) Fauzan Ohorella bersama sejumlah narasumber Sarasehan bertajuk 'Solidaritas Nasional Untuk Indonesia Tangguh' yang digelar Spektrum Literasi Demokrasi (SLD) di Jakarta, Jumat (26/6/2026). Foto: Source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Spektrum Literasi Demokrasi (SLD) menggelar Sarasehan bertajuk 'Solidaritas Nasional Untuk Indonesia Tangguh' di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Diskusi ini di gelar sebagai wujud komitmen kolektif kalangan pemuda dan mahasiswa dalam merespon gejolak aksi massa hari ini.

Koordinator Forum Pemuda Indonesia Raya (FPIR) Fauzan Ohorella menyebut aksi demonstrasi dari berbagai elemen terus meningkat di sejumlah daerah sampai di Jakarta.

Fauzan menilai aksi ini adalah bagian dari sosial kontrol yang umum ketika ada permasalahan pada jalannya pemerintahan.

"Saya rasa ini adalah hal yang wajar ketika kita sebagai masyarakat merasa ada persoalan pada tata kelola pemerintahan. Ini reaksi yang berangkat dari keresahan publik saat ini." ujar Fauzan Ohorella dalam sarasehan tersebut.

Fauzan juga menyinggung isu yang mencuat soal Reformasi Jilid 2 tidak relevan dan sangat tendensi untuk mengacaukan stabilitas pemerintahan Prabowo-Gibran.

Menurutnya, isu tersebut bukan bagian dari perjuangan aspirasi mahasiswa.

"Kita harus bisa menjaga Solidaritas Nasional pemerintahan Prabowo Gibran. Dari diskusi ini, kita harus jadi pesan bagi kelompok yang ingin mendeligitimasi Soliditas pemerintah hari ini," tandas Fauzan.

Spektrum Literasi Demokrasi (SLD) menggelar Sarasehan bertajuk 'Solidaritas Nasional Untuk Indonesia Tangguh' di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |