jpnn.com, JAKARTA - Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi kesehatan yang perlu dikontrol secara konsisten.
Tanpa pengelolaan yang tepat, hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit serius seperti gangguan jantung, stroke, hingga penurunan fungsi ginjal.
Karena itu, dokter dan apoteker menekankan pentingnya pendekatan menyeluruh dalam menjaga tekanan darah tetap stabil.
Tenaga kesehatan menilai pengelolaan hipertensi tidak cukup hanya mengandalkan obat-obatan.
Pola hidup sehat, pengaturan pola makan, aktivitas fisik rutin, serta dukungan nutrisi pendamping dinilai berperan penting dalam menjaga tekanan darah dalam jangka panjang.
Pendekatan ini dianggap lebih aman dan berkelanjutan untuk kualitas hidup penderita hipertensi.
Dokter Chrisan Bimo, dalam keterangannya pada 2 Januari 2026, menyampaikan bahwa fokus utama pengelolaan hipertensi adalah menjaga kestabilan tekanan darah, bukan sekadar menurunkannya secara cepat.
“Hipertensi adalah kondisi kronis. Yang terpenting adalah menjaga tekanan darah tetap stabil melalui pola hidup sehat, pengelolaan stres, aktivitas fisik teratur, dan dukungan nutrisi yang sesuai,” ujarnya.


































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340249/original/020406300_1757162119-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-008.jpg)















:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5359039/original/080560000_1758618147-20250923BL_Konpers_Menpora_Erick_Thohir_Mengenai_Langkah_Penyempurnaan_Regulasi_Kepemudaan_dan_Keolahragaan_8.JPG)


