jakarta.jpnn.com - Anggota DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana meminta Gubernur DKI Pramono Anung menyediakan hunian bagi gen Z.
Menurut Willia, beberapa waktu lalu Pramono menyatakan Jakarta harus memberikan ruang yang lebih besar lagi kepada anak-anak Gen Z.
“Saya pikir, ruang yang dimaksud itu salah satunya mencakup ruang untuk tinggal dan hidup di Jakarta," kata William di Jakarta, Jumat (8/5).
Menurut dia, salah satu kesulitan yang dialami oleh anak-anak muda untuk memiliki ruang tinggal di Jakarta karena tingginya biaya untuk memiliki atau menyewa rumah serta unit-unit rumah susun (rusun), termasuk apartemen di ibu kota.
Berdasarkan data yang dihimpun pada 2023, harga rumah di Jakarta berkisar dari Rp 800 juta sampai Rp 10 miliar tergantung dengan daerah dan luas tanahnya.
William menjelaskan harga hunian sederhana dengan luas tanah 30-50 meter persegi di Jakarta Timur dibandrol sebesar Rp 800 juta.
Harga rumah biasa dengan luas tanah 100-200 meter persegi dapat mencapai Rp 10 miliar.
"Kondisi ini tentu tidak lepas dari keterbatasan tempat tinggal di Jakarta,” kata William.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)