jpnn.com, JAKARTA - Borneo FC melayangkan surat protes menjelang laga melawan Persija Jakarta pada lanjutan Super League 2025/26.
Tim berjuluk Pesut Etam itu tidak bisa menggunakan haknya untuk melakukan latihan resmi di Jakarta International Stadium, Senin (2/3).
Berdasarkan regulasi, sejatinya panitia penyelenggara memberitahu kepada masing-masing tim untuk mengubah jadwal berlatih maksimal dua hari jelang pertandingan.
Sontak hal tersebut membuat pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes yang baru mengetahui hal tersebut hari ini.
Juru taktik kelahiran 25 Agustus 1972 itu sudah mempersiapkan timnya di ibu kota jauh-jauh hari untuk bisa mencoba lapangan pertandingan.
“Begitu kami tiba di sini, baru dikasih tahu bahwa kami enggak bisa pakai stadion buat official training."
"Menurut saya diregulasi itu harus pakai stadion buat official training," ujar pelatih asal Brasil itu.
Borneo FC rencananya bakal melayangkan surat protes ke operator kompetisi mengenai hal tersebut.



































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340249/original/020406300_1757162119-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-008.jpg)















:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5359039/original/080560000_1758618147-20250923BL_Konpers_Menpora_Erick_Thohir_Mengenai_Langkah_Penyempurnaan_Regulasi_Kepemudaan_dan_Keolahragaan_8.JPG)


