Emas Jadi Sarana Favorit Koruptor, Ini Sebabnya

5 hours ago 2

Emas Jadi Sarana Favorit Koruptor, Ini Sebabnya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Emas Jadi Sarana Favorit Koruptor, Ini Sebabnya

Saat melakukan penggeledahan terkait kasus korupsi, pihak berwenang sering menemukan emas yang kemudian mereka sita. Sejumlah pengamat mengatakan bukan karena hanya karena nilainya, emas juga memiliki kualitas yang membuatnya dijadikan instrumen tindakan kriminal.

Sebanyak 74 kilogram emas batangan ditemukan di rumah mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Sabtu lalu (11/07), Febrie ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri), PT Krakatau Steel, dan pasokan batu bara yang sempat menyebabkan pemadaman listrik di Sumatra.

Penetapan tersangka dilakukan setelah tim gabungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Kortas Tipidkor Polri menggeledah 13 lokasi secara serentak.

Selain emas, di lokasi-lokasi tersebut, polisi juga menemukan mata uang asing senilai ratusan miliar rupiah.

Febrie mengakui rumah di Sentul yang digeledah polisi adalah miliknya, namun membantah kepemilikan emas dan uang di dalamnya.

Senin kemarin (13/07), polisi mengatakan akan memeriksa keaslian 74kg emas tersebut, bersama Kejaksaan Agung dan Pegadaian.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan mereka melihat naiknya tren emas sebagai alat suap, saat ditemukan 5,3 kilogram emas dalam Operasi Tangkap Tangan di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai, bulan Februari lalu.

Emas seringkali ditemukan dalam penggeledahan dugaan kasus korupsi di Indonesia. Kenapa begitu?

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |