Empat Wilayah Semarang Rawan Kekeringan, Pemkot Siapkan 900 Ribu Liter Air Bersih

1 week ago 3

Senin, 27 Juli 2026 – 08:30 WIB

Empat Wilayah Semarang Rawan Kekeringan, Pemkot Siapkan 900 Ribu Liter Air Bersih - JPNN.com Jateng

Kekeringan. Foto: Ricardo/JPNN.con

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang memperketat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dengan memetakan empat kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan dan krisis air bersih.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan daerah rawan tersebut menjadi prioritas penanganan, mulai dari penyiagaan logistik hingga percepatan distribusi air bersih kepada warga.

Berdasarkan pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, wilayah yang paling rawan meliputi Kecamatan Tembalang (Kelurahan Rowosari dan Mangunharjo), Banyumanik (Kelurahan Jabungan), Gunungpati (Kelurahan Cepoko), serta Ngaliyan (Kelurahan Wonosari). Sementara Kecamatan Genuk juga masuk dalam pantauan khusus.

"Mayoritas wilayah rawan ini berada di kawasan perbukitan yang minim sumber mata air dan belum sepenuhnya terjangkau jaringan PDAM," kata Agustina, Minggu (26/7).

Untuk mengantisipasi krisis air bersih, Pemkot Semarang melalui BPBD menyiapkan cadangan air bersih sebanyak 900.000 liter yang diproyeksikan mencukupi hingga akhir tahun.

Selain itu, armada truk tangki berkapasitas 5.000 liter disiagakan untuk mendistribusikan air ke wilayah terdampak secara berkala.

Hingga saat ini, BPBD telah menyalurkan 48.000 liter air bersih atau setara delapan truk tangki ke sejumlah titik, di antaranya Kelurahan Kalipancur, Perumahan Permata Tembalang, Griya Permata Permai, Perumahan Lestari Indah, Kelurahan Bulusan, hingga Kantor BPBD.

Agustina memastikan koordinasi antara BPBD, PDAM, dan pemerintah wilayah terus diperkuat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Pemkot Semarang memetakan empat wilayah rawan kekeringan saat musim kemarau. Sebanyak 900 ribu liter air bersih disiagakan untuk mengantisipasi krisis air.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |