Eri Minta Orang Tua Batasi Penggunaan Gawai Pada Anak, Maksimal 2 Jam per Hari

5 hours ago 3

Kamis, 02 April 2026 – 11:36 WIB

Eri Minta Orang Tua Batasi Penggunaan Gawai Pada Anak, Maksimal 2 Jam per Hari - JPNN.com Jatim

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Foto: Ardini Pramitha/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya menilai pengawasan penggunaan gawai pada anak tidak cukup hanya dilakukan di sekolah, melainkan harus diperkuat dari lingkungan keluarga.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menekankan peran orang tua menjadi faktor utama dalam mengendalikan aktivitas digital anak sehari-hari.

“Bagaimanapun anak menggunakan gawai, itu yang bisa memastikan orang tuanya karena lebih banyak ada di rumah daripada di sekolah,” kata Eri, Rabu (1/4).

Dia menjelaskan orang tua diminta membatasi penggunaan gawai maksimal dua jam per hari di luar kebutuhan belajar serta mengaktifkan fitur keamanan seperti parental control dan pengaturan privasi.

Menurutnya, orang tua diminta mengawasi aktivitas digital anak, dan membatasi penggunaan gawai maksimal dua jam per hari di luar kebutuhan belajar serta mengaktifkan fitur keamanan seperti parental control dan pengaturan privasi.

Selain itu, orang tua juga didorong membangun komunikasi yang sehat dengan anak serta memberikan pemahaman mengenai risiko penggunaan internet.

“Kami mendorong peran orang tua membangun komunikasi sehat, memberikan edukasi risiko digital, serta mengarahkan anak pada aktivitas non-gawai,” ujarnya.

Apabila terjadi persoalan digital, orang tua diimbau untuk segera mengambil langkah seperti mendokumentasikan temuan, menghapus konten berbahaya, hingga melaporkannya kepada pihak berwenang.

Lindungi anak di ruang digital, Wali Kota Eri minta orang tua lakukan pengawasan penggunaan gawai maksimal dua jam per hari

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |