jpnn.com - Di tengah ancaman krisis iklim, kerusakan lingkungan, dan ketidakpastian ekonomi global, gagasan ekonomi hijau kini bukan lagi sekadar wacana akademik. Bagi Indonesia, transisi menuju pembangunan yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan tangguh menjadi kebutuhan mendesak.
Kesadaran itu mendorong Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran atau IKA Unpad menginisiasi Forum Ekonomi Hijau (FEH), sebuah forum kolaboratif lintas sektor yang dirancang untuk memperkuat dialog, gagasan, dan sinergi menuju pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Forum ini akan diluncurkan pada 17 Juni 2026 di Jakarta dengan menghadirkan tokoh nasional, akademisi, pengambil kebijakan, pelaku industri, serta komunitas masyarakat sipil.
Ketua Dewan Pembina IKA Unpad, Dr. (HC) Ir. Burhanuddin Abdullah, M.A., menegaskan bahwa Indonesia tidak lagi memiliki banyak waktu untuk menunda transformasi ekonomi.
“Biaya mempertahankan model pembangunan lama hari ini sebenarnya sudah jauh lebih mahal dibandingkan biaya untuk bertransisi menuju ekonomi hijau,” ujar Burhanuddin, Selasa (2/6).
Menurutnya, ekonomi hijau juga akan menjadi faktor penting dalam menentukan daya saing Indonesia di tingkat global. Dunia internasional kini semakin menuntut praktik pembangunan dan industri yang rendah karbon, hemat energi, serta lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.
“Ke depan, negara yang mampu beradaptasi dengan ekonomi hijau justru akan menjadi pemenang ekonomi dunia. Indonesia punya modal besar untuk itu, tetapi dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar transformasi ini tidak berjalan parsial,” jelasnya.
Secara global, ekonomi hijau dipahami sebagai pendekatan pembangunan yang tetap mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi tidak mengorbankan lingkungan dan masa depan generasi berikutnya. Konsep ini sejalan dengan gagasan inclusive green growth, yaitu pertumbuhan yang efisien dalam pemanfaatan sumber daya alam, minim polusi, dan tangguh menghadapi perubahan iklim maupun risiko bencana.































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)