jpnn.com, JAKARTA - Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria menegaskan akan memimpin dan mengontrol langsung kepatuhan penyerahan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bagi seluruh direksi BUMN.
Danantara memastikan tidak ada toleransi bagi pejabat yang terlambat melaporkan asetnya.
"Saya akan mengontrol sendiri ketaatan penyampaian LHKPN, dan kami harapkan itu tepat waktu karena tidak ada toleransi yang kami berikan," kata Dony usai pertemuan Danantara dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, Senin.
Menurut Dony, seluruh penyelenggara negara yang berada di lingkungan BUMN wajib melaporkan harta kekayaannya sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, Danantara akan memastikan seluruh direksi dan pejabat yang wajib lapor memenuhi kewajiban tersebut secara tepat waktu.
"Nanti saya akan pimpin sendiri proses kepatuhan terhadap laporan ini (LHKPN)," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Aminudin menegaskan bahwa seluruh direksi atau manajemen BUMN, termasuk yang berkewarganegaraan asing, tetap wajib menyampaikan LHKPN.
"Jadi, termasuk WNA. Walaupun dia WNA, tetapi sekarang posisinya sebagai top 'management' di BUMN," kata Aminudin.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)
