jabar.jpnn.com, PANGANDARAN - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 3,1 mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Rabu (1/3/2026) pukul 10.19.12 WIB.
Peristiwa tersebut dikonfirmasi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui keterangan resmi yang dirilis Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 7,66 Lintang Selatan dan 108,38 Bujur Timur.
Pusat gempa berada di darat, sekitar 13 kilometer sebelah barat Kabupaten Pangandaran, dengan kedalaman 128 kilometer.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto menjelaskan bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tersebut tergolong sebagai gempa bumi menengah yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif.
“Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas sesar aktif,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Berdasarkan estimasi peta guncangan (Shakemap) BMKG serta laporan masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Kecamatan Pangandaran dengan skala intensitas II MMI.
Pada skala tersebut, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340249/original/020406300_1757162119-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-008.jpg)















:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5359039/original/080560000_1758618147-20250923BL_Konpers_Menpora_Erick_Thohir_Mengenai_Langkah_Penyempurnaan_Regulasi_Kepemudaan_dan_Keolahragaan_8.JPG)


