Rusia Tuding Inggris Terlibat Langsung dalam Serangan AS ke Iran

3 hours ago 5

Rusia Tuding Inggris Terlibat Langsung dalam Serangan AS ke Iran

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Situasi sebuah bengkel mobil yang hancur akibat serangan rudal Israel, Teheran, Iran, Sabtu (28/3/2026). ANTARA/Xinhua/aa.

jpnn.com, MOSKOW - Duta Besar Rusia untuk Inggris, Andrey Kelin, melontarkan kritik tajam terhadap keterlibatan London dalam konflik di Timur Tengah.

Kelin menyebut Inggris kini terlibat langsung setelah mengizinkan pesawat militer Amerika Serikat menggunakan pangkalannya untuk meluncurkan serangan ke Iran.

London terlibat langsung dalam konflik dengan mengizinkan pesawat AS beroperasi dari pangkalan di Inggris dalam serangannya terhadap Iran, kata Duta Besar Rusia untuk Inggris, Andrey Kelin, kepada RIA Novosti.

Pada awal Maret, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan bahwa London telah menyetujui permintaan AS untuk menggunakan pangkalan militernya untuk menyerang depot rudal Iran.

"Mereka suka mengklaim bahwa Inggris Raya diduga tidak ikut campur, hanya menawarkan dukungan 'pertahanan' minimal kepada sekutu sembari mendorong solusi diplomatik. Siapa yang mereka bodohi?" kata Kelin.

"Terlepas dari publik Inggris yang naif... Membiarkan Amerika melancarkan serangan ke Iran dari pangkalan mereka dan mengerahkan pesawat militer ke wilayah tersebut sama dengan keterlibatan langsung, tidak peduli bagaimana Keir Starmer mencoba menjelaskan masalah ini secara berbeda. Saya percaya kepemimpinan Iran telah memperhatikan ini," imbuhnya.

Inggris telah berusaha menghasut sebanyak mungkin negara untuk melawan Iran, katanya.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran, termasuk di Teheran, sehingga menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.

Duta Besar Rusia untuk Inggris, Andrey Kelin, melontarkan kritik tajam terhadap keterlibatan London dalam konflik di Timur Tengah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |