jpnn.com - BANJARMASIN – Berikut ini kabar terbaru perjuangan para dosen berstatus PPPK agar dialihkan statusnya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Komisi X DPR RI mendukung kebijakan pengalihan dosen berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi PNS.
Alih status PPPK ke PNS disebut bisa memberikan kepastian status dan jenjang karier.
Ketua Umum Asosiasi Dosen ASN PPPK Indonesia (ADAPI) Moh. Nor Afandi mengatakan kesepakatan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi X DPR RI bersama Asosiasi Dosen ASN PPPK Indonesia (ADAPI), Aliansi Dosen PPPK Indonesia (ADPPI), dan Forum Komunikasi Dosen Seluruh Indonesia (FKDSI) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Rabu (20/5).
Nor Afandi mengatakan RDPU tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, didampingi Kepala Bagian Sekretariat Komisi X DPR RI Endang Dwi Astuti, serta dihadiri anggota Komisi X dari seluruh fraksi bersama jajaran pengurus ADAPI, ADPPI, dan FKDSI yang menyampaikan berbagai persoalan terkait sistem kepegawaian dosen ASN PPPK.
“Pengembangan karier dosen ASN PPPK hingga saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan, baik dari aspek administratif, konstruksi regulasi, dasar hukum, maupun filosofi kebijakan PPPK yang belum dirancang sebagai skema kepegawaian dengan jenjang karier jangka panjang sebagaimana sistem PNS,” ujar Nor Afandi dalam keterangannya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin,
Ia menyebutkan terdapat sekitar 10.942 dosen PPPK yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang membutuhkan kepastian status kepegawaian untuk memperjelas jenjang karier akademik, memperkuat kepastian hukum, serta menjamin keberlanjutan pengabdian dosen dalam mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurut dia, penyesuaian atau alih status dosen PPPK menjadi dosen PNS menjadi salah satu solusi yang diperlukan untuk menjawab berbagai persoalan yang selama ini dihadapi kalangan dosen PPPK, sekaligus memberikan perlindungan profesi dan kepastian karier dalam jangka panjang.































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)