jpnn.com, CIANJUR - Cuaca ekstrem masih melanda jalur utama Cianjur, tepatnya di kawasan Puncak, disertai kabut tebal.
Pengendara diimbau waspada ketika melintas karena jarak pandang menjadi pendek.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur AKP Hardian Andrianto mengatakan hujan lebat disertai kabut tebal sejak beberapa hari terakhir kerap melanda kawasan Puncak terutama selama libur panjang akhir tahun.
"Termasuk pada Kamis pagi hingga siang kabut tebal masih menyelimuti jalur Puncak, jarak pandang hanya 5-10 meter, sehingga pengendara diminta waspada dan berhati-hati, selalu menjaga jarak aman dan menyalakan lampu utama," katanya, Kamis.
Dia menjelaskan selama libur akhir tahun arus kendaraan yang melintas di sepanjang jalur utama Puncak-Cianjur sempat mengalami peningkatan sampai 1.000 kendaraan melintas per jam, namun memasuki hari pertama tahun 2026 kembali menurun.
Namun, sejumlah rekayasa arus diberlakukan guna mengantisipasi lonjakan arus di wilayah hukum Bogor, di mana sistem satu arah diberlakukan secara situasional guna mencairkan antrean setelah dilakukan koordinasi dengan Polres Bogor.
"Situasional ketika terjadi kepadatan arus di wilayah hukum Bogor, diberlakukan sistem satu arah dari Puncak Pass guna antisipasi macet total dengan ekor memasuki wilayah hukum Cianjur," katanya.
Dia menuturkan selama malam pergantian tahun 2026, pihaknya sempat memberlakukan penutupan arus mulai dari Tugu Lampu Gentur-By pass guna antisipasi macet total seiring meningkatnya volume kendaraan masyarakat yang hendak merayakan malam pergantian tahun.





















































