Keberangkatan 2.100 Jemaah Umrah Jatim Terancam Tertunda Imbas Konflik Iran-Israel AS

1 week ago 4

Senin, 02 Maret 2026 – 20:42 WIB

Keberangkatan 2.100 Jemaah Umrah Jatim Terancam Tertunda Imbas Konflik Iran-Israel AS - JPNN.com Jatim

Ilustrasi umrah. Foto: Dok. JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Konflik Iran–Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah berdampak langsung pada perjalanan ibadah ke Tanah Suci. Ribuan jemaah umrah asal Jawa Timur terancam tertunda keberangkatannya.

Pelaksana Tugas Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kantor Wilayah Jawa Timur Asadul Anam mengonfirmasi adanya imbauan resmi dari pemerintah pusat untuk menunda keberangkatan jemaah.

“Imbauan dari Kementerian Haji kemarin sore jam 15.00 WIB itu itu sudah mengeluarkan statement yang melalui Pak Wakil Menteri Haji untuk menunda keberangkatan. Nah, ini sedang kami himpun,” kata Anam saat dikonfirmasi, Senin (2/3).

Berdasarkan data dalam Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh), sedikitnya 2.100 jemaah sudah terdaftar dan bersiap berangkat dalam beberapa hari ke depan.

“Di Siskopatuh ada sekitar 2.100 jemaah yang sudah mendaftar di Nusuk Masar untuk keberangkatan hari-hari ini. Namun teknis operasional berada di otoritas PPIU, bukan di kami. Meski begitu tetap kami pantau,” ujarnya.

Anam mengatakan, ketidakpastian durasi konflik membuat pihaknya belum bisa memastikan kapan keberangkatan kembali dibuka.

“Kami belum tahu sampai kapan konflik ini berlangsung. Yang harus diperhatikan adalah eskalasinya. Kalau eskalasi meningkat, tentu pengawasan dan pengetatan akan lebih diperkuat,” jelasnya.

Kemenhaj Jatim mengimbau para jemaah tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing untuk mendapatkan informasi resmi terkait jadwal keberangkatan.

Konflik Iran–Israel berdampak pada perjalanan umrah. Sebanyak 2.100 jemaah Jawa Timur terancam tertunda keberangkatannya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |