Kebutuhan Investasi Pembangunan RI Rp 8.705 Triliun, APBN Cuma Mampu Danai 5,27%

1 hour ago 3

Kebutuhan Investasi Pembangunan RI Rp 8.705 Triliun, APBN Cuma Mampu Danai 5,27%

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kapasitas APBN tidak pernah cukup untuk membiayai seluruh kebutuhan pembangunan nasional yang masif. Foto/Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung mengungkapkan kapasitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak pernah cukup untuk membiayai seluruh kebutuhan pembangunan nasional yang masif.

Dia menjelasakan berbagai sektor seperti infrastruktur, energi, pendidikan, kualitas SDM, hingga hilirisasi membutuhkan skala pembiayaan yang jauh melampaui kemampuan fiskal negara.

Dalam APBN 2027, kebutuhan investasi Indonesia diperkirakan mencapai Rp 8.705 triliun, sementara APBN hanya menjangkau Rp 459 triliun.

Pendanaan tersebut kemudian didukung oleh BUMN termasuk Danantara sebesar Rp 330 triliun.

Sisanya, kata Juda, sebagian besar harus berasal dari sumber pembiayaan swasta, yaitu Rp 7.973 triliun atau sekitar 91 persen dari total kebutuhan.

Adapu sumber swasta tersebut meliputi perbankan, lembaga pembiayaan lain, hingga pasar modal.

"Nah, di sinilah pasar modal memegang peran strategis sebagai sumber pembiayaan swasta," kata Juda di kantor BEI, Jakarta Selatan, Senin (10/8).

Juda menekankan pasar modal merupakan jembatan penghubung kebutuhan pembiayaan korporasi sekaligus sumber yang efisien dan transparan.

Kapasitas APBN tidak pernah cukup untuk membiayai seluruh kebutuhan pembangunan nasional yang masif.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |