Kendalikan Populasi Kucing, 100 Kucing Liar di Surabaya Disterilisasi

1 week ago 6

Senin, 01 Juni 2026 – 12:37 WIB

Kendalikan Populasi Kucing, 100 Kucing Liar di Surabaya Disterilisasi - JPNN.com Jatim

Sebanyak 100 kucing liar di Surabaya mendapatkan program sterilisasi sebagai upaya pengendalian populasi yang terus meningkat di kawasan permukiman. Foto: Diskominfo Surabaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sebanyak 100 kucing liar di Surabaya mendapatkan program sterilisasi sebagai upaya pengendalian populasi yang terus meningkat di kawasan permukiman. Program ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke733 ini,

Kegiatan yang digelar di UPT Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Jalan Ikan Dorang, Sabtu (30/5) itu tidak dipungut biaya.

Kepala DKPP Surabaya Nanik Sukristina menjelaskan melalui kegiatan ini, pemerintah ingin mendorong pemilik hewan peliharaan agar lebih bertanggung jawab terhadap kucing yang dipeliharanya.

"Di sisi lain, sterilisasi juga menjadi salah satu langkah untuk mengendalikan pertumbuhan populasi kucing liar di Surabaya,” kata Nanik.

Nanik merinci dari 100 ekor kucing lokal mengikuti program tersebut, terdiri atas 70 kucing jantan dan 30 kucing betina.

Tingginya minat masyarakat membuat jumlah pendaftar melampaui kuota yang tersedia sehingga dilakukan seleksi administrasi dan penyaringan awal untuk menentukan peserta yang berhak mengikuti layanan gratis tersebut.

“Peserta kegiatan merupakan warga Surabaya yang dibuktikan dengan kepemilikan KTP Surabaya. Meski jumlah pendaftar melebihi kuota yang tersedia, proses seleksi administrasi dan penyaringan awal dilakukan untuk menentukan 100 peserta yang dapat mengikuti kegiatan,” ujarnya.

Nanik menjelaskan, seluruh kucing yang mengikuti program wajib dalam kondisi sehat dan berusia minimal enam bulan.

Kuota langsung penuh, 100 kucing disterilisasi gratis oleh Pemkot Surabaya. Program ini ditujukan untuk menekan populasi kucing liar di permukiman warga.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |