KH Masduki Baidlowi: Dakwah Ulama Bergeser dari Sistem Fisik ke Algoritma

4 hours ago 3

Minggu, 01 Maret 2026 – 05:55 WIB

 Dakwah Ulama Bergeser dari Sistem Fisik ke Algoritma - JPNN.com Bali

Ketua MUI Bali KH Mahrusun Hadiyono memberikan keterangan kepada awak media seusai pelantikan di Hotel Harris Denpasar, kemarin. Foto: Source for JPNN

bali.jpnn.com, DENPASAR - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) I seusai dikukuhkan di Hotel Harris Denpasar, Sabtu (28/2).

Pengukuhan pengurus MUI Bali periode 2025-2030 dilakukan Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi MUI KH Masduki Baidlowi.

KH Masduki Baidlowi menekankan pentingnya adaptasi organisasi terhadap perubahan zaman dan penguatan peran MUI sebagai tenda besar umat Islam.

Menurutnya, MUI bukan sekadar representasi organisasi kemasyarakatan (Ormas) seperti NU, Persis, Muhammadiyah dan lainnya.

Dia menyitir data objektif, terdapat lebih dari 30 persen umat Islam yang tidak tergabung dalam ormas tertentu, tetapi tetap bernaung di bawah arahan MUI.

“MUI adalah tenda besar dan organisasi payung.

MUI harus berkomitmen untuk terus memperbarui semangat dalam menjalankan program-program penting, khususnya di Bali,” ujar KH Masduki Baidlowi.

Menyoroti bidang Informasi dan Komunikasi, Masduki memaparkan pergeseran besar dalam dunia dakwah.

Menurut KH Masduki Baidlowi, saat ini, otoritas keagamaan mulai bergeser dari sosok ulama secara fisik ke sistem algoritma di media sosial

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |