jatim.jpnn.com, SURABAYA - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur bakal melakukan uji laboratorium untuk memastikan penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep, Madura, Minggu (2/8).
Dugaan awal, kebakaran kapal rute Surabaya-Makassar tersebut dipicu korsleting pada truk pengangkut plastik yang berada di dalam kapal.
Namun, polisi belum dapat memastikan dugaan tersebut sebelum proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan secara menyeluruh.
Direktur Polairud Polda Jatim Kombes Arman Asmara mengatakan kondisi kapal yang masih mengambang dan menyisakan panas membuat petugas belum bisa melakukan pemeriksaan secara maksimal.
"Itu kami harus cek lab dulu (soal dugaan korsleting). Harus masuk ke laboratorium, untuk dipastikan karena kapalnya kan masih di atas, belum ditarik. Masih ada tersisa panas kan itu. Belum berani orang mendekat dan memastikan," kata Arman saat dikonfirmasi, Senin (3/8).
Arman menjelaskan fokus utama tim gabungan saat ini masih pada proses evakuasi dan pencarian korban. Selain itu, petugas melakukan verifikasi data manifest untuk memastikan jumlah penumpang sebenarnya yang berada di dalam kapal saat insiden terjadi.
Berdasarkan data terbaru dari Posko Terpadu di Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, sebanyak 234 orang telah dievakuasi. Dari jumlah tersebut, lima orang meninggal dunia dan dua lainnya masih dalam pencarian.
"Saya sudah desak untuk memastikan data yang manifest dulu. Apakah masih ada yang di luar manifest dari informasi yang ada. Yang harus didata lagi kembali sehingga bisa dicocokkan dengan jumlah sebenarnya," jelas Arman.


































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
