Korban Kekerasan di Pelatnas Panjat Tebing Bertambah, Menpora Erick: Negara Kawal Kasus Sampai Tuntas

6 hours ago 4

 Negara Kawal Kasus Sampai Tuntas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menpora Erick Thohir beserta atlet muda Indonesia, di Istana Negara, pada Selasa (30/9). Foto: dokumentasi Biro Pers Istana

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan keprihatinan mendalam dan kecaman keras atas bertambahnya jumlah atlet pelatnas panjat tebing yang diduga menjadi korban kekerasan fisik dan pelecehan seksual.

Sesuai keterangan yang disampaikan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), bahwa korban yang melapor kini bertambah dari delapan atlet (lima atlet putra dan tiga atlet putri) menjadi sepuluh atlet.

“Keselamatan, martabat, dan masa depan atlet adalah prioritas utama. Tidak ada tempat bagi kekerasan seksual dalam dunia olahraga Indonesia termasuk pelatnas yang seharusnya menjadi tempat tumbuh kembang dan berkembangnya para atlet terbaik tanah air. Kami menerapkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk pelecehan dan kekerasan,” tegas Erick Thohir.

Menpora juga memastikan bahwa para atlet yang melapor akan mendapatkan perlindungan penuh dari segala bentuk intimidasi maupun tekanan, serta menjamin bahwa hak dan kelangsungan karier mereka tidak akan dirugikan.

“Negara berpihak pada atlet, melindungi kerahasiaan identitas pelapor dan memberikan perlindungan penuh bagi mereka dari segala bentuk tekanan, intimidasi termasuk juga perlindungan untuk kelangsungan karier mereka. Kami juga mendorong agar pendampingan hukum dan psikologis jangka panjang dapat diberikan untuk menjaga masa depan para korban,” ujar Menpora.

Menpora berharap kasus ini menjadi momentum untuk evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan di pelatnas, termasuk memperkuat mekanisme pengawasan, sistem pelaporan yang aman dan rahasia, serta penerapan kebijakan perlindungan atlet di seluruh cabang olahraga.

“Kasus ini menjadi pelajaran bersama, dan penyelesaian kasus bukanlah titik akhir. Sistemnya harus diperbaiki agar kejadian serupa tidak terulang. Ini momentum untuk melakukan reformasi menyeluruh dalam tata kelola perlindungan atlet. Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal kasus ini hingga tuntas,” pungkas Menpora.(ray/jpnn)

Menpora Erick Thohir menyampaikan kecaman keras atas bertambahnya jumlah atlet pelatnas panjat tebing yang diduga menjadi korban kekerasan seksual dan fisik.


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |