Longsor di Pamekasan, Jumlah Rumah Rusak Bertambah Jadi 16 Unit

5 days ago 16

Selasa, 20 Januari 2026 – 13:32 WIB

Longsor di Pamekasan, Jumlah Rumah Rusak Bertambah Jadi 16 Unit - JPNN.com Jatim

Petugas BPBD Pemkab Pamekasan tiba di lokasi longsor di Desa Sana Daja, dan membantu pengamanan dan evakuasi warga terdampak. ANTARA/ HO-BPBD Pamekasan

jatim.jpnn.com, PAMEKASAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan mencatat jumlah rumah warga yang rusak akibat bencana tanah longsor di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, kembali bertambah. Dari sebelumnya 13 unit, kini meningkat menjadi 16 rumah.

Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan Akhmad Dhofir Rosidi mengatakan, data tersebut merupakan hasil laporan terbaru tim lapangan yang terus melakukan pendampingan di lokasi terdampak.

"Ini berdasarkan laporan terbaru per hari ini oleh tim lapangan yang melakukan pendampingan langsung di lapangan," kata Rosidi, Senin (19/1).

Dia menjelaskan total 64 jiwa terdampak akibat bencana tersebut. Sebagian warga telah diungsikan ke tempat yang lebih aman guna mengantisipasi risiko longsor susulan.

"Tim BPBD dibantu polisi dan TNI hingga kini terus melakukan pemantauan di lapangan, menyalurkan bantuan kepada para korban berupa makanan dan kebutuhan lainnya," ujarnya.

Rosidi menyebutkan, luas area terdampak tanah gerak dan longsor di Desa Sana Daja mencapai 3.483 meter persegi. Kondisi ini membuat warga di sekitar lokasi, meski rumahnya belum rusak, diminta mengungsi sementara.

"Sebab, berdasarkan pengamatan tim, gerakan tanah di sekitar lokasi kejadian hingga saat ini masih terjadi," katanya.

Bencana tanah longsor tersebut terjadi pada Sabtu (17/1) setelah wilayah Kecamatan Pasean diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi. Awalnya, sebanyak 12 rumah dilaporkan mengalami kerusakan di Dusun Paseset Timur, Dusun Sorren, dan Dusun Laok Gunung.

BPBD Pamekasan mencatat jumlah rumah rusak akibat tanah longsor di Desa Sana Daja, Pasean, bertambah menjadi 16 unit.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |