jpnn.com - “Kalau makan nasi rames Padang siang-siang Ramadan, itu batal. Apalagi makan bangkai.”
Itu kata Ustaz Nuzul Dzikri dalam pesan singkat bertajuk ‘Puasa Sah, tetapi Tak Berpahala, Kenapa?’ di Instagram (klik di bawah ini).
Ustaz Nuzul menjelaskan, bagaimana orang di Ramadan ini menjaga diri dari ayam panggang, kepala ikan kakap, rendang, terus dia gak bisa menahan diri dia dari bangkai manusia. Gibah. Gibah itu (seperti) makan bangkai,” kata Ustaz Nurul.
“Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak prasangka! Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Janganlah mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik,.” QS. Al-Hujurat 12.
View this post on InstagramA post shared by Muhammad Nuzul Dzikri (@muhammadnuzuldzikri)
“Nabi (Muhammad SAW) bersabda, barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan bentuk pengamalannya, maka Allah tidak butuh rasa lapar dan haus yang dia tahan (HR Bukhari),” tutur Ustaz Nuzul.
“Puasanya sah, tetapi, ya, tidak diterima Allah, enggak dapat pahala apa-apa. (ig/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:



































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340249/original/020406300_1757162119-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-008.jpg)















:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5359039/original/080560000_1758618147-20250923BL_Konpers_Menpora_Erick_Thohir_Mengenai_Langkah_Penyempurnaan_Regulasi_Kepemudaan_dan_Keolahragaan_8.JPG)


