jateng.jpnn.com, SEMARANG - Jika beberapa malam terakhir Anda merasa perlu mematikan kipas angin lebih cepat atau mulai mencari selimut sebelum tidur, ternyata bukan hanya perasaan semata.
Warga di berbagai wilayah Kota Semarang mengeluhkan suhu udara malam yang terasa lebih dingin dibandingkan biasanya.
Seperti yang dialami Taufik, warga Kelurahan Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan, itu merasa kaget dengan kondisi malam yang dingin.
"Siang, kan, panas banget. Tiba-tiba malamnya dingin banget," katanya kepada JPNN, Rabu (10/6).
Hal senada juga dialami Ridho, warga Tlogasari. Dia mengaku sampai masuk angin karena suhu dingin di malam hari.
"Biasanya Tlogosari itu gerah, tetapi akhir-akhir ini sering merasa dingin," ungkapnya.
Lalu, apa yang sebenarnya terjadi?
Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Tengah Goeroeh Tjiptanto menjelaskan kondisi tersebut berkaitan dengan proses pelepasan panas dari permukaan bumi yang berlangsung lebih maksimal pada malam hari.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)