jpnn.com - JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) bakal tetap istikamah memperjuangkan sanksi pidana bagi pihak yang mengampanyekan perilaku LGBT di Indonesia.
Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Soleh menyebut pihaknya santai menyikapi penolakan puluhan organisasi terhadap sanksi bagi pengampanye perilaku LGBT di Indonesia.
"Tidak semua happy terhadap upaya perbaikan. Saya beri ilustrasi, bagi penjudi pasti akan resisten usulan pemberantasan perjudian, hukuman keras bagi penjudi, dan rehabilitasi bagi korban," kata Prof Niam sapaan Asrorun Niam Soleh, Kamis (25/6).
MUI, kata Prof Niam, tak akan surut menghadapi resistensi dari kelompok yang menolak sanksi bagi pengampanye perilaku LGBT di Indonesia.
Menurut dia, MUI berkomitnen menjaga moral bangsa dan menyelamatkan generasi muda dari penyimpangan seksual.
"Kami harus istikamah mengambil jalan kebaikan dengan merehabilitasi korban dan si sakit serta menghukum pelaku kriminalnya," ujar Prof Niam.
Guru Besar Ilmu Fikih UIN Jakarta itu mengatakan gerakan penolakan ini perlu ditelisik lebih dalam mengenai latar belakang, aktor, dan motif di belakangnya.
MUI, kata Prof Niam, tidak menutup mata terhadap adanya indikasi keterlibatan aktor internasional dan kepentingan materi.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)