bali.jpnn.com, DENPASAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyetujui merger grup Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Nusamba yang tersebar di Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Langkah ini diambil untuk memperkuat permodalan, efisiensi operasional, tata kelola perusahaan, sekaligus meningkatkan daya saing BPR.
Penggabungan ini melibatkan BPR Nusamba Kubutambahan (Buleleng), BPR Nusamba Tegallalang (Gianyar), BPR Nusamba Manggis (Karangasem), dan BPR Mitra Harmoni Mataram (Lombok, NTB).
Seluruhnya melebur ke dalam BPR Nusamba Mengwi yang berkantor di Badung, Bali.
Pasca-merger, total aset grup ini menjadi Rp799,3 miliar, dengan proporsi kredit sebesar Rp462,7 miliar dan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp698 miliar.
Menurut Kepala OJK Bali Parjiman, konsolidasi ini merupakan tindak lanjut dari UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) serta POJK Nomor 7 Tahun 2024.
Regulasi tersebut mewajibkan konsolidasi bagi BPR/BPRS yang berada di bawah kepemilikan atau pengendalian yang sama dalam satu wilayah pulau utama.
"Penyerahan keputusan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola sekaligus mendongkrak daya saing perbankan di daerah," ujar Parjiman di Denpasar, Selasa (2/6).
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)