Polisi Tangkap Pelaku Penyerangan Bom Molotov Sekretariat Mahasiswa di Makassar

5 hours ago 3

Polisi Tangkap Pelaku Penyerangan Bom Molotov Sekretariat Mahasiswa di Makassar

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pelaku ditangkap. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, MAKASSAR - Polisi menangkap pelaku penyerangan dengan menggunakan bom molotov rumah kontrakan yang dijadikan sekretariat organisasi daerah mahasiswa di BTN Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sulawesi Selatan.

Pelaku tiga pemuda melakukan tindakan kriminal itu pada Jumat (26/6) dini hari.

"Tiga terduga pelaku sudah ditangkap di Jalan Rappocini, Lorong enam. Pelakunya insial SY 19 tahun, AM 22 tahun dan MR 23 tahun, mereka diketahui mahasiswa. Sementara ini motifnya balas dendam," kata Kanit Reskrim Polsek Rappocini Iptu Ali Jarras kepada wartawan, Minggu.

Penyerangan pelaku ini diduga kuat karena tersinggung saat pesta miras sebelumnya bersama korban diketahui pengurus organisasi daerah mahasiswa, sehingga rumah kontrakan tersebut menjadi sasaran melakukan perbuatan melanggar hukum.

Kendati demikian, Ali belum merinci persoalan yang berkaitan antara pelaku dan korban. Namun, penyidik terus mendalami motif sebenarnya, sebab apa yang dilakukan para pelaku ini membahayakan jiwa orang lain bila terjadi kebakaran.

"Kami masih menyelidiki secara mendalam serta mengejar pelaku lain yang identitasnya sudah diketahui untuk mengungkap secara tuntas penyebab penyerangan disertai perusakan rumah tersebut," tuturnya.

Seusai penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti serpihan botol bom molotov, dua buah parang, dua buah anak panah dan pelontarnya, empat unit ponsel, serta sisa tembakau sintetis.

"Turut diamankan alat hisap diduga digunakan untuk konsumsi narkoba dan alat kontrasepsi di tempat penangkapan. Barang bukti dan pelakunya kini berada di Polsek untuk diperiksa lebih lanjut," tuturnya.

Pelaku penyerangan sekretariat mahasiswa di Makassar tidak cuma bawa bom molotov, tetapi juga membekali diri dengan sajam.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |