bali.jpnn.com, DENPASAR - PSM Makassar terancam bedol desa setelah kompetisi Super League 2025-2026 berakhir.
Menariknya, para pemain yang hengkang beberapa di antaranya adalah pemain yang membawa PSM Makassar merengkuh gelar juara Liga 1 musim 2022-2023.
Satu di antaranya adalah kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes.
Kondisi ini tentu saja mengagetkan suporter Pasukan Ramang.
Apalagi PSM Makassar baru saja mendapat sanksi dari FIFA.
FIFA di laman https://knowledge.fifa.com/registration-bans, mengumumkan sanksi banned kepada PSM Makassar per Jumat (22/5) lalu.
Dalam putusannya, FIFA melarang PSM Makassar mendaftarkan pemain baru selama tiga periode ke depan.
Kondisi ini membuat manajemen PSM Makassar kelimpungan jika ditinggal pemain pilarnya dan tak bisa merekrut pemain asing baru.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)