jatim.jpnn.com, BANYUWANGI - Ratusan warga mendatangi Polresta Banyuwangi, Senin (11/5), memprotes penanganan kasus dugaan penganiayaan oleh warga negara Rusia berinisial AF terhadap warga Banyuwangi.
Massa mempertanyakan penerapan pasal tindak pidana ringan (tipiring) terhadap AF yang diduga menganiaya warga berinisial SHN di kawasan Pantai Marina Boom pada akhir Maret 2026.
Korban SHN mengaku kecewa dengan penanganan perkara tersebut.
"Sebagai korban kecewa karena saya ini sudah tidak seperti kemarin, kaki saya masih sakit ada retak hasil rontgen," kata SHN seusai aksi di depan Mapolresta Banyuwangi.
Kuasa hukum korban, Nanang Slamet, menyebut kedatangan warga pesisir utara Banyuwangi merupakan bentuk solidaritas sekaligus protes terhadap dugaan ketidakadilan hukum.
Menurut dia, laporan awal menggunakan Pasal 466 KUHP, namun kemudian berubah menjadi Pasal 471 tentang tindak pidana ringan.
“Perubahan penerapan pasal itu kami nilai mendadak dan merugikan klien kami, baik secara hukum maupun sosial,” ujar Nanang.
Dia menilai penerapan pasal tipiring tidak memberikan rasa keadilan bagi korban. Nanang juga menyinggung perlakuan berbeda terhadap warga lokal dan warga negara asing di kawasan Pantai Marina Boom.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)