bali.jpnn.com, DENPASAR - Penyidik Satreskrim Polresta Denpasar menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan sadis yang terjadi di Jalan Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Senin (11/4) dini hari pukul 04.30 WITA.
Kegiatan rekonstruksi yang berlangsung, Senin (11/5) siang ini bertujuan untuk mensinkronkan keterangan tersangka dengan fakta di lapangan.
“Rekonstruksi dilakukan untuk memperjelas rangkaian peristiwa pidana serta melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap selanjutnya,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Senin (11/5).
Peristiwa kelam ini bermula pada Jumat (10/4) dini hari sekitar pukul 03.30 WITA.
Dua korban, Egi Ramadan, 33, dan Hisam Adnan, 27, menjadi sasaran amukan brutal sekelompok pria.
Tidak hanya menggunakan tangan kosong, para pelaku juga menghantam korban dengan batu dan balok kayu.
Kekejaman mencapai puncaknya saat para pelaku menyiramkan bensin ke tubuh kedua korban yang sudah tak berdaya, lalu membakarnya tanpa ampun.
lima pelaku yang telah diamankan dan kini berstatus tersangka itu, yakni Nurdin, Iyan Sopian, Dede Hamzah, Sadat Agusnia, dan Deni Rizaldi.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)