jpnn.com, JAKARTA - Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas FITRA) mempertanyakan pernyataan Seskab Teddy Indra Wijaya yang bilang kelebihan biaya perjalanan luar negeri (LN) Presiden RI Prabowo Subianto ditanggung dana pribadi.
Manajer Hukum, Demokrasi, dan HAM sekaligus Analis Anggaran Seknas FITRA Gulfino Guevarrato mengatakan Presiden dan Seskab ketika pergi ke luar negeri dalam tugas negara.
Artinya, kata Gulfino, ketika Presiden dan Seskab harus menggunakan uang negara yang dikelola secara transparan dan akuntabel.
"Itu yang mana harus melalui proses perencanaan anggaran dahulu," kata dia kepada awak media, Selasa (2/6).
Fino sapaan Gulfino Guevarrato pun mempertanyakan pernyataan Teddy yang bilang kekurangan dana lawatan luar negeri Kepala Negara ditutupi uang pribadi.
"Harus diluruskan dahulu, maksud kunjungan ke luar negeri yang begitu sering itu apakah tujuannya jalan-jalan, kah," tanya dia.
Fino mengatakan sisi akuntabilitas pengelolaan keuangan negara menjadi kabur ketika uang pribadi Presiden RI dipakai untuk kunjungan luar negeri.
"Seharusnya Teddy paham akan prinsip-prinsip tersebut," katanya.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)