jpnn.com - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang usianya mendekati 87 tahun tewas akibat serangan udara secara brutal oleh gabungan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (28/2/2026).
Imam Syiah bernama Ali Hosseini Khamenei itu telah menjadi salah satu figur penting dalam lanskap politik Iran sejak kejatuhan Syah Mohammad Reza Pahlavi pada 1979.
Sebagai pemimpin Iran, Imam Khamenei tidak terlepas dari kontroversi. Banyak yang memujanya, tetapi tak sedikit pula yang membenci, bahkan menghujatnya.
Pemerintah Iran menyebut AliK hamenei telah syahid dan menangisi kepergiannya. Namun, banyak pula yang merayakan kematiannya.
Lantas, siapakah Imam Ali Khameini?
Mullah yang diyakini masih keturunan Nabi Muhammad itu lahir di Mashhad, sisi timur laut Iran pada 19 April 1939. Meski Khamenei menyandang status ahlulbait atau keturunan Nabi Muhammad, ayahnya yang bernama Sayyid Javad Khamenei justru beretnis Azeri.
Adapun ibu yang melahirkan Khamenei ialah Khadijeh Mirdamadi, putri Ayatollah Hashem Najafabadi Mirdamadi.
Istri kedua Sayyid Javad itu merupakan hafizah.
Khamenei yang merupakan anak kedua pasangan Sayyid Javad - Khadijeh memiliki empat saudara. Kakaknya bernama Muhammad, sedangkan adiknya ialah Badri, Hadi, dan Hasan.



































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340249/original/020406300_1757162119-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-008.jpg)















:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5359039/original/080560000_1758618147-20250923BL_Konpers_Menpora_Erick_Thohir_Mengenai_Langkah_Penyempurnaan_Regulasi_Kepemudaan_dan_Keolahragaan_8.JPG)


