SPPG Tembok Dukuh Minta Maaf Soal Dugaan Keracunan MBG yang Menimpa Ratusan Siswa

1 month ago 16

Senin, 11 Mei 2026 – 18:30 WIB

SPPG Tembok Dukuh Minta Maaf Soal Dugaan Keracunan MBG yang Menimpa Ratusan Siswa - JPNN.com Jatim

Kepala SPPG Tembok Dukuh Kota Surabaya Chafi menyampaikan permintaan maaf terkait insiden dugaan keracunan MBG yang dialami ratusan siswa di Surabaya, Senin (11/5). Foto: Ardini Pramitha/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tembok Dukuh Kota Surabaya menyampaikan permintaan maaf terkait insiden dugaan keracunan makanan setelah manyantap program makanan bergizi gratis (MBG), Senin (11/5).

Setidaknya ada 200 siswa dari 12 sekolah yang mengalami mual dan pusing usai mengonsumsi olahan krengsengan daging pada menu MBG yang disajikan hari ini.

"Saya Chafi sebagai kepala SPPG dari Tembok Dukuh Bubutan mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang terdampak, kepada siswa dan juga guru yang kena keracunan karena makanan kami," kata Kepala SPPG Tembok Dukuh Chafi Alida Najla.

Pihaknya memastikan akan bertanggungjawab penuh terhadap biaya pengobatan untuk korban keracunan.

"Dari kami akan bertanggung jawab penuh terhadap pengobatan dan juga segala observasi yang dilakukan di lapangan seperti itu," katanya.

Di sisi lain, Chafi memastikan SPPG Tembok Dukuh Kota Surabaya melakukan evaluasi agar insiden serupa tidak terulang lagi. Operasional dihentikan sementara waktu.

"Kami berhenti operasional kami evaluasi dulu sampai semua benar-benar baik baru kita lihat kelanjutannya seperti apa," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 200 siswa dari 12 sekolah di Kelurahan Tembok Dukuh diduga keracunan MBG.

SPPG Tembok Dukuh Surabaya minta maaf atas dugaan keracunan MBG. 200 siswa alami mual-pusing usai makan krengsengan, operasional dihentikan sementara ini

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |