jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menyerahkan upaya perbaikan Jembatan Kewek kepada Pemerintah Kota Yogyakarta.
Sultan menegaskan bahwa perbaikan jembatan Kewek sepenuhnya menjadi kewenangan Pemkot Jogja.
Kendati demikian, Sultan mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi DIY terbuka jika Pemkot Jogja membutuhkan bantuan.
"Wewenangnya ada di Pemkot Yogyakarta. Nanti kami lihat apakah kami perlu partisipasi atau enggak," kata Sri Sultan pada Senin (24/11).
Raja Keraton Yogyakarta itu masih menunggu keputusan Pemkot untuk memperbaiki atau justru membuat jembatan baru.
"Kalau mau cari prosesnya, ya, menunggu Pak Walikota. Saya enggak mau ikut campur di awal," ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho mengatakan kemungkinan besar bus pariwisata dilarang melintasi Jembatan Kewek.
"Hal-hal semacam itu juga yang kami analisa dan koordinasikan di forum lalu lintas," kata Agus.
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340249/original/020406300_1757162119-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-008.jpg)














:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5359039/original/080560000_1758618147-20250923BL_Konpers_Menpora_Erick_Thohir_Mengenai_Langkah_Penyempurnaan_Regulasi_Kepemudaan_dan_Keolahragaan_8.JPG)



